Rabu, 15 Agustus 2012

setangkai mawar layu




Senja itu, aku termangu di bemper kelas.
Menunggu hujan reda.
Tetap diam tak bersuara.
Duduk diam tak bergeming seraya menatap tumpahan titik air dari cakrawala.

Senja itu, sambil terus menatap langit.
Aku melihat sosoknya, sendiri dalam buaian air.
Dia terpaku,layu.
Dia tampak kelelahan, bisu.
Dia amat menyedihkan, tangkainya hampir patah. .

Senja itu, aku memutuskan tuk menghampirinya.
Ingin mendekapnya erat dalam pelukan.
Turut membawanya pulang..

Aku menatap kelopaknya, menyedihkan.
Aku sentuh kuntumnya, menyakitkan.
Mawar itu berdiri tegap di tengah taman.
Terpekur sendiri tanpa sandaran.
Dia layu tak tersentuh.
Dia kedinginan di tengah derasnya hujan…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar