September 2012
Hari ini genap empat tahun aku tak bertemu dengannya. Dan
selama itu pula aku banyak merasakan pahit getirnya hidup yang ku alami, dan
semuanya tertuju hanya pada dia. Penyebabnya mungkin karena kepergiannya yang bak
jelangkung itu.
Aku masih tak mengerti mengapa dia harus pergi. Apakah aku
telah menggoreskan setitik kesalahan di hatinya. Ataukah aku pernah membuat dia
terluka karena sikapku yang kadang labil itu ? ahh.. aku masih tak dapat
menjawabnya, sampai detik ini pun.
Dan sekarang, aku tengah duduk di ayunan ini. Sebuah ayunan
yang sangat berkesan untukku, sangat berharga. Karena disinilah aku pertama
kalinya bertemu dan berpisah dengannya. Tempat yang banyak menorehkan kenangan
indah untukku. Saat masa-masa sekolah dulu, saat aku masih dengan dia.
Dan sekarang, untuk yang kesekian kalinya aku kembali
menangis. Menangisi kepergiannya yang sampai detik ini tak kunjung kembali.
Betapa banyaknya pertanyaan yang terlampir di otakku hingga kini, dan masih
sama menanyakan’kapan dia pulang? Akankah aku bisa bertemu dengannya lagi?’
..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar