Aku menagis lagi, disini. Di ayunan favorit kami. Setelah
apa yang dia katakan beberapa hari yang lalu, aku tak menyangka. Kala itu aku
benar-benar senang karena dia memberiku sebuah kalung , cantik. Ku pikir dia
memberiku itu karena dia menyukaiku, sepertiku juga. Tapi ternyata…
Dan semenjak kejadian itu, aku agak menjauh darinya. Bukan
apa-apa. Aku cuma tak mau perasaan ini terlalu jauh berharap. Bila didekatnya
aku merasa dia milikku, tapi aku memang terlalu egois mungkin. Aku tak pernah
memikirkannya juga. Bahwa dia tak pernah tertarik padaku.
Sekarang, aku duduk di ayunan ini. Aku tengah merindukannya.
Sepertinya dia juga mulai menjauh dariku. Tadi pagi saat aku
hendak masuk kelas, aku berpapasan dengannya. Tapi dia membuang muka. Apa dia
memang tidak melihatku ? tapi jarak kami terlalu dekat kok. Entahlah, aku
sedang labil sekarang. Aku tak tahu harus bagaimana lagi. Semuanya sulit aku
terima. Semakin aku melihatnya semakin ingin aku menangis. Aku belum bisa
menerima kenyataan bahwa dia… tak menyukaiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar